• Sab. Mei 18th, 2024

Wabup Merangin Nilwan Yahya Launching Kampung Dashat, Percepat Penurunan Stunting di Kabupaten Merangin

ByPutra Bhayangkara

Jun 13, 2023
Views: 12

Bangko-Merangin Jambi (Putrabhayangkara.com)- Wakil Bupati Merangin Nilwan Yahya melaunching program Kampung Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting), sekaligus meresmikan pogram Bina Keluarga Balita – Eliminasi Masalah Stunting (BKB-EMAS), Selasa (2023/06/13).

Acara yang berlangsung meriah dihadiri ratusan warga dan anggota Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Merangin itu, difokuskan di pelataran Balai Desa Durian Betakuk Kecamatan Renah Pembarap.

Tampak hadir, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi Munawar Ibrahim, Kadis PPKB Merangin H Abdaie, Wakil Ketua TP PKK Merangin Ny Juniarti Nilwan, Camat Renah Pembarap, Kepala Desa Durian Betakuk dan undangan lainnya.

‘’Launching Kampung Dashat dan BKB-EMAS ini merupakan salah satu intervesi Stunting, dengan pemberian makan bergizi dan seimbang  bagi keluarga yang beresiko stunting,  dengan mengoptomalkan bahan pangan lokal serta pembinaan terhadap keluarga orang tua yang memiliki Baduta dan Balita,’’ujar Wabup.

Progam PKB-EMAS jelas Wabup, merupakan kegiatan Bina Keluarga Balita yang dilaksanakan di Kampung KB, dengan latar belakang stunting yang berkaitan erat dengan pemberian makanan tambahan dari anak berusia 6 – 60 bulan.
Kadis PPKB Merangin H Abdaie menambahkan, Pemkab Merangin akan terus berkomitmen dalam percepatan penurunan angka stunting, salah satunya dengan memberi perhatian terhadap ancaman stunting.

‘’Melalui berbagai pogram termasuk bapak asuh, kesehatan ibu hamil dan kebutuhan gizinya selalu kami diperhatikan, sehingga saat melahirkan nanti anaknya terhindar dari stunting,’’terang H Abdaie.
Terpisah, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi Munawar Ibrahim, sangat mengapresiasi Bupati Merangin H Mashuri dan Wabup Nilwan Yahya serta para pemangku kebijakan lainnya yang membantu dan mendukung sepenuhnya kegiatan BKKBN.

‘’Ini sangat luar biasa sebagai upaya memenuhi gizi seimbang bagi keluarga beresiko stunting, melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang dapat dipadukan dengan kontribusi dari mitra lainnya,’’ujar Munawar Ibrahim.(KominfoMerangin).

Mpb-Merangin. (Misdi Sutrisno).