• Kam. Jul 18th, 2024

Tegas, Lugas dan Terpercaya

Rapat Tindak Lanjut Sosek Malindo Bahas Kawasan Perbatasan Entikong untuk Meningkatkan Ekspor

ByPutra Bhayangkara

Jul 10, 2024

Pontianak, 10 Juli 2024 – Kepala Divisi Keimigrasian, Arief Munandar didampingi Kepala Subbidang Perizinan Keimigrasia mengikuti Rapat pertemuan membahas Peningkatan Ekspor Melalui PLBN Entikong yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Perbatasan Daera Provinsi Kalimantan Barat yang dilaksanakan di Hotel Ibis Pontianak. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait dari Kementerian dan lembaga terkait.

Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah, Sefpri Kurniadi, S.STP, memulai acara dengan menyampaikan laporan tentang arahan Presiden Joko Widodo terkait percepatan pembangunan ekonomi di kawasan perbatasan negara, sebagaimana tercantum dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2021. Dalam sambutannya, dra. Linda Purnama, M.Si, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat, menyoroti upaya pemberdayaan masyarakat dan pembangunan infrastruktur yang merata.

Paparan dari Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri, Bapak Eko Darmawansyah, menegaskan pentingnya kerjasama internasional dalam meningkatkan kemampuan perdagangan dan teknologi di perbatasan.

termasuk Kepala Divisi Imigrasi dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat, menunjukkan komitmen untuk memperkuat pengawasan dan keamanan di perbatasan, serta memfasilitasi arus barang dan orang yang sah secara hukum.

Pertemuan ini juga menyoroti perlunya kerjasama lintas batas dalam bidang keamanan, termasuk pertukaran informasi intelijen dan pelatihan bersama untuk meningkatkan pengawasan. Dengan demikian, diharapkan kesenjangan sosial dan ekonomi antara masyarakat perbatasan di Indonesia dan Sarawak, Malaysia, dapat diminimalkan melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Acara ditutup dengan harapan agar semua usulan dan hasil diskusi hari ini dapat segera diimplementasikan untuk mewujudkan percepatan pembangunan di kawasan perbatasan Kalimantan Barat.