• Sel. Jul 23rd, 2024

Tegas, Lugas dan Terpercaya

Proyek Pembangunan Drainase di Desa Karangjaya Kecamatan Tirtamulya Diduga Banyak Kecurangan

ByPutra Bhayangkara

Jul 3, 2023

Putrabhayangkara com II Karawang- Pemerintah kabupaten Karawang dan (DPUPR) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang diminta supaya segera mengevaluasi kembali hasil pekerjaan yang dikerjakan oleh kontraktor / rekanan pelaksananya.

Seyogyanya pula Pemkab Karawang dan Dinas terkait lebih selektif dalam menunjuk Kontraktor dan extra ketat dalam mengawasi setiap pelaksanaan pekerjaan proyek pembangunan, agar progres pembangunan yang dihasilkan dari pekerjaan para pelaksana dilapangan berjalan sesuai Juklak / Juknis dan juga R.A.B sehingga dapat dipastikan bahwa hasil pekerjaan pembangunan dinilai sesuai dengan spesifikasi.

Dari hasil pantauan awak media sekira hampir 80 % progres proyek pembangunan drainase yang tengah dikerjakan oleh pihak CV. KARYA MANDIRI sebagi pemenang tender yang kemudian ditunjuk menjadi penyedia jasa atau pelaksana dalam mengerjakan pembangunan proyek bersumber dana (APBD) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2023 sebesar Rp 189.259.000,00 Panjang = 2 X 167,50 M” : Tinggi = 0,80 M” (Dengan Lantai) Selama 60 hari kalender : Lebar = (….) tidak diketahui karena tidak dicantumkan dipapan informasi.

Proyek pembanguanan drainase yang berlokasi di Desa Karangjaya Kecamatan Tirtamulya Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat ini. Diduga banyak kecurangan dan tidak sesuai spesifikasi.

Pasalnya : Pengolahan adukan semen dan pasir dinilai kurang maksimal karena takaran semen yang digunakan dalam proses pengadukan sangat sedikit. Sehingga adukan terlihat kurang bagus tidak dapat merekat dengan kuat dibangunan, kemudian juga ketebalan lantai bawah bangunan sangat tipis sekali sehingga dinilai tidak memiliki kualitas kekuatan.

Selain itu. Diduga ukuran ketinggian proyekpun ada pengurangan. Dipapan informasi proyek 0,80 M” sementara dari hasil ukur dalam pantauan awak media yang datang kelokasi senin 03/07/2023. Volume ketinggian hanya sekitar = 0, 65 M”

Menurut seorang warga berinisial nama BN (48) saat dikonfirmasi awak media mengatakan.

“Abdi mah heran kunaon proyek tipamarentah anu biayana ratusan juta rupiah ngolah adukan semena meni sakeudik pisan nya moal napel kuat kana bangunan nage merenan.

“Saya mah heran kenapa proyek dari pemerintah yang biayanya ratusan juta rupiah dalam pengolahan adukan, semennya sangat sedikit sekali bagaimana mau nempel dengan kuat kebangunan. “Katanya.

Lantas awak media coba bertanya kepada salah seorang Kuli bangunan, Pekerja yang minta agar tidak disebutkan namanya menjawab.

Siapa mandor dan Pengawas proyek ini kang ?

“Tidak tahu, Saya hanya disuruh bekerja saja Pak, tidak tahu siapa mandor dan pengawasnya. “jawabnya.

Sampai berita ini diterbitkan mandor proyek dan pengawas dari dinas terkait belum bisa ditemui dan dikonfirmasi. (Gunawan)