• Sab. Apr 20th, 2024

Koarmada III Bersama TNI AU Latihan Uji Pertahanan Udara Wilayah Timur Indonesia, Melibatkan Unsur KRI Malahayati-362

ByPutra Bhayangkara

Jun 12, 2023
Views: 9

Sorong Papua Barat Daya – TNI Angkatan Laut dari Unsur kapal perang Koarmada III KRI Malahayati-362 mengikuti latihan bersama bersandi “Latihan Perkasa D 2023” bersama pesawat TNI Angkatan Udara untuk menguji pertahanan udara di wilayah timur Indonesia. Senin (12/06/23).

Latihan bersama yang dilaksanakan di perairan Manokwari wilayah kerja Koarmada III dan di wilayah Koops Udara III pada beberapa waktu ini melibatkan KRI Malahayati-362 dan Kosek III serta satuan-satuannya diantaranya adalah Posek III, Satuan Radar (242, 243, 244 dan 245), Pesawat TS EMB-314 dari Skuadron Udara 21 serta Denhanud 472.

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan menguji interoperabilitas dalam koordinasi dan komunikasi antara TNI AL dalam hal ini kapal perang dan pesawat TNI AU dalam melaksanakan tugas pertahanan udara di wilayah bagian timur NKRI beserta Pertahanan Udara/ Hanud kewilayahan sehingga tercapai kesiapan operasional.

Komandan KRI Malahayati-362 Letkol Laut (P) Mochamad Fuad Hasan menyampaikan bahwa latihan ini sangat bermanfaat dalam melatih dan meningkatkan profesionalisme pengawak KRI yang memiliki kemampuan Hanud serta melatih interoperabiliti Hanud yang dilaksanakan antar matra. Harapannya, latihan Perkasa selanjutnya dapat dilaksanakan dengan memperbanyak peran unsur laut KRI dalam pertahanan udara.

Ditempat terpisah, Panglima Koarmada III Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi memberikan apresiasi atas terlaksananya latihan Perkasa D 2023 yang dilaksanakan oleh TNI AU atau Komando Operasi Udara Nasional dengan melibatkan KRI Malahayati-362 yang merupakan unsur Satuan Kapal Eskorta Koarmada III.

Latihan ini bisa mewujudkan penguasaan dan kemahiran dalam melaksanakan prosedur operasi udara sekaligus terjalinnya integrasi atau interoperabilitas antar-satuan Hanud kewilayahan. Selain itu juga sebagai media dalam mengaplikasikan taktik dan teknik sebagai pedoman dalam tugas pertahanan udara, ungkap Pangkoarmada III

(Tim/Red)