Jangan Main Hakim Sendiri

author
1 minute, 28 seconds Read

 

Kota Sorong – Karena main hakim sendiri,Hal tersebut di sampaikan kabid humas polda papua barat setelah adanya kejadian tindak pidana pengeroyokan dan pembakaran terhadap seorang perempuan yang diduga pelaku penculikan anak yang viral di media sosial, Selasa (24/1/2023) sekitar pukul 06.30 WIT yang bertempat di kompleks Kokoda Km. 8 Lorong 2 Kelurahan Klasabi Distrik Sorong Manoi Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Menurut Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Adam Erwindi,S.I.K.,M.H. telah mengkonfirmasi kepada KAPOLRESTA SORONG KOMBES HAPPY PERDANA SIK,dan
KABID HUMAS POLDA PAPUA BARAT membenarkan adanya pengroyokan dan pembakaran tersebut.

“Iya benar, tadi pagi telah terjadi pengroyokan dan pembakaran terhadap seorang wanita.
Info awal setelah saya konfirmasi ke Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol. Happy Perdana Yudianto,S.I.K.,M.H.”ujar Kabid Humas.

“Awalnya korban diduga pelaku penculikan anak oleh masyarakat Kokoda,sehingga korban diamuk masa.Korban sempat diamankan bhabinkamtibmas namun karena jumlah masa yang terlalu banyak,bahkan salah satu masa ada yang menyiramkan bensin dan membakar korban.Saat kejadian tersebut korban sempat di larikan ke rumah sakit selebesolu namun tidak bisa tertolong lagi karena Lukas bakar sehingga korban meninggal dunia di rumah sakit selebrsolu,” jelas Kabid Humas.

Selanjutnya, penyebab kejadian tersebut benar tidaknya korban adalah penculik anak,maka Kapolresta Sorong Kota sampai dengan saat masih mendalaminya dan juga akan memproses pelaku yang main hakim sendiri terhadap orang yang belum pasti statusnya sebagai pelaku penculikan.

“Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat Papua Barat dan Papua barat Daya agar jangan termakan isu penculikan anak.Bila benar terjadi penculikan agar segera melapor kepada pihak kepolisian. Bila terjadi kejadian seperti ini akan ada konsekuensi hukum sendiri kepada massa yang membakar korban tersebut. Semoga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi”ucap Kombes Pol. Adam.

Baca juga:  Jaspel BPJS untuk Nakes di RSUD NH belum Dibayarkan, LMP Tanjabtim: Kenapa Hak Orang Ditahan

(Tim/Red)

Similar Posts

Putra Bhayangkara