• Kam. Apr 18th, 2024

Bangunan Saluran Air Yang Baru Selesai Hitungan Hari Sudah Jebol Kembali Diduga Dikerjakan Oknum Pemborong “Asal Jadi

ByPutra Bhayangkara

Des 23, 2023
Views: 7

Putrabhayangkara com II Karawang- Dinas PUPR Kabupaten Karawang bidang (SDA) sumber daya air dimohon warga masyarakat jangan dulu membayar pihak penyedia jasa yang mengerjakan proyek normalisasi saluran air yang berlokasi di Desa Kutakarya Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang Jawa Barat.

Pasalnya hasil pekerjaan proyek normalisasi saluran yang baru selesai dikerjakan sekira 10 hari ini.
sudah jebol kembali.

Diduga akibat penggunaan bahan material semennya sedikit dan menggunakan material pasir yang jelek / pasir murah sehingga hasil pembangunan tidak memiliki kualitas kekuatan.

Menurut warga berinisial MJ seorang petani yang mendapati bangunan proyek normalisasi saluran air yang jebol kembali. kepada awak media sabtu 23/12/2023 mengatakan.

“Ini bagaimana pak, proyek normalisasi saluran air yang baru sekitar 10 hari selesai dikerjakan sudah jebol kembali, sepertinya bangunan ini kurang semen dan menggunakan pasir yang jelek sehingga tidak memiliki kualitas kekuatan.

“Sebenarnya bagaimana sih cara membangunnya masa proyek pembangunan pemerintah yang biayanya ratusan juta rupiah dikerjakan “asal jadi” seperti ini.

“Kalau begini mah para petani nggak akan bisa menggarap sawah lagi, coba tolong kami pak, biar pemborong proyek ini bertanggung jawab dan kami juga memohon kepada Bupati Karawang dan Dinas PUPR Kabupaten Karawang, agar jangan membayar dulu hasil pekerjaan proyek ini, sebelum pihak penyedia jasa dalam proyek normalisasi saluran air ini, memperbaikinya kembali.” katanya

Setelah mendapat aduan dari warga masyarakat setempat, kemudian awak media mencoba mencari informasi, siapa pemborong yang mengerjakan proyek normalisasi saluran tersebut.

Dari informasi yang didapat proyek tersebut bersumber dana APBD tahun 2023 dan dikerjakan oleh pemborong berinisial GN yang berdomisili di daerah Rengasdengklok Selatan Kabupaten Karawang.

Namun sampai berita ini diterbitkan inisial GN belum bisa dihubungi dan dikonfirmasi untuk klarifikasi. (Gunawan)